Jumat, 17 Agustus 2018

Masyarakat Peduli Api Dibangun untuk Perkembangan Bisnis Sukanto Tanoto


Perlu untuk kita tahu bersama, bahwa pada dasarnya bencana kebakaran hutan seperti ini memang masih jadi salah satu masalah yang cukup pelik sekali, yang pastinya tidak akan pernah bisa terselesaikan di negara Indonesia. Bahkan hampir di setiap tahunnya, ada ribuan hingga jutaan hektar hutan serta lahan di berbagai wilayah Indonesia yang alami kerusakan akibat terbakar. Tidak hanya kerugian secara meteril saja yang didapatkan, tetapi juga jatuhnya korban jiwa.

Salah satu penyebab utama terjadinya kebakaran hutan serta lahan ini memang bisa dari berbagai faktor, baik itu dari faktor iklim yang ekstrim seperti kemarau yang terjadi dalam waktu cukup lama hingga akibat ulah dari manusia itu sendiri yang sering melakukan pembakaran hutan untuk dijadikan sebagai pemukiman, maupun kombinasi antara kedua faktor tersebut hingga api jadi besar dan tidak bisa dikendalikan lagi.

Perlu untuk diketahui bahwa, di Indonesia fenomena kebakaran hutan seperti ini sebetulnya bisa dianalogikan sebagai fenomena gunung es. Yang mana, sejatinya ada lebih banyak lagi kasus kebakaran hutan yang tidak terekspos di berbagai media sosial. Sangat sulit sekali untuk atasi masalah tersebut. Dibutuhkan sinergi antar berbagai pihak dalam elemen masyarakat untuk dapat menyelesaikan masalah ini. Selain itu juga perlu untuk diketahui pula bahwa, terjadinya kebakaran hutan ini ternyata juga berimbas bagi perusahaan yang sedang didirikan dan dipimpin oleh Sukanto Tanoto, yakni Royal Golden Eagle. Sehingga tak heran jika pada akhirnya Sukanto Tanoto juga turut perduli terhadap kejadian yang sudah sangat sering dilanda negeri ini.

Masyarakat Peduli Api Dibangun untuk Perkembangan Bisnis Sukanto Tanoto


Untuk mengatasi masalah kebakaran hutan di Indonesia, dalam naungan Sukanto Tanoto, Tanoto Foundation mengadakan sebuah program yang bernama “Desa Bebas Api atau yang juga disebut dengan Fire Free Village Program (FFVP)”. Ini merupakan sebuah program gabungan antara peran serta masyarakat dengan insentif untuk tidak membakar hutan, pembangunan kapasitas serta program edukasi dan juga peningkatan kesadaran yang sudah terbukti berhasil kurangi insiden kebakaran di desa – desa.

Keberhasilan program tersebut pastinya juga tak hanya dikarenakan pemberian penghargaan pada desa yang bebas dari kebakaran lahan saja, akan tetapi juga dikarenakan kebersamaan dari berbagai pihak dengan cara menggunakan pendekatan landscape atau pun mempertimbangkan kondisi dari wilayah setempat.

Program Fire Free Village dari Sukanto Tanoto ini adalah sebuah wujud dari sinegeri antara perusahaan swasta dengan masyarakat dalam melakukan langkah – langkah preventif untuk hindari terjadinya kebakaran hutan. Yayasan yang terafiliasi dengan grup Royal Golden Eagle (RGE) ini wujudkan komitmen mereka untuk ciptakan Indonesia jadi lebih baik lagi dengan cara menemukan solusi dari berbagai masalah yang dihadapi di berbagai bidang pastinya. Salah satunya adalah dalam masalah kebakaran hutan tersebut.

Yang demikian ini sudah pasti jadi langkah yang cukup cemerlang sekali, mengingat bahwasannya kita tak akan pernah bisa terus menerus berpangku tangan, dan hanya andalkan keputusan dari pemerintah saja untuk atasi berbagai masalah yang terjadi. Nah, dengan adanya sinergi antara pihak seperti yang sudah dilakukan oleh Tanoto Foundation dalam naungan Sukanto Tanoto ini, maka bisa dipastikan beban pemerintah untuk wujudkan Indonesia agar jadi lebih baik lagi tak hanya ditanggung oleh satu pihak saja, tetapi dipikul bersama oleh para elemen masyarakat di Indonesia. Tentu saja yang demikian ini juga memberi keuntungan sendiri bagi perkembangan bisnis Sukanto Tanoto.

Bagikan

Jangan lewatkan

Masyarakat Peduli Api Dibangun untuk Perkembangan Bisnis Sukanto Tanoto
4/ 5
Oleh Nirwan Rifani

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.