Sabtu, 03 Maret 2018

Mengetahui Tahapan Pada Perkembangan Bayi Usia 5 Bulan



Perkembangan bayi usia 5 bulan
menjadi tahapan yang tidak boleh Anda lewatkan. Hal ini karena mengetahui dan mengawasi perkembangan bayi sudah menjadi kewajiban bagi seorang ibu. Apalagi untuk bayi yang sudah mulai memasuki tahap perkembangan bayi usia 5 bulan. Pada tahap ini si kecil sudah mengalami perkembangan yang cukup pesat sehingga Anda pun harus semakin intens menjaga dan mendampinginya.

Setiap tahapan perkembangannya, si kecil membutuhkan perlakukan yang berbeda. Hal ini karena seiring pertambahan usianya, anak sudah mulai mempelajari banyak hal. Dan tugas Anda adalah mendampingi setiap tahapan perkembangan anak. Berikut adalah beberapa hal yang dapat dijumpai pada bayi usia 5 bulan.

Menoleh ke sumber suara
Pada usia ini si kecil sudah bisa menoleh ke arah sumber suara. Anda dapat merangsang pendengaran bayi dengan cara menunjukkan sumber suara yang belum pernah ia dengar sebelumnya atau memberikan bayi mainan yang dapat berbunyi.

Bayi akan mulai mengenali siapa namanya ketika dipanggil dan juga akan menyadari jika ibu sudah menyebut nama bayi ketika bercerita tentangnya ke orang lain. Sebagai ibu, Anda bisa berbicara dengan mengajak bicara bayi secara langsung. Dengan ini, bayi akan belajar untuk mengenali bahasa. Agar proses belajar bahasa bisa lebih efektif, lebih baik matikan radio dan juga televisi.

Mengekspresikan perasaan bayi
Pada usia 5 bulan, bayi akan belajar untuk mengekspersikan perasaannya terhadap sesuatu atau seseorang. Misalnya, bayi bisa memberitahu ibu ketika ia bosan, marah, ataupun gembira. Bayi juga dapat memberikan tanda kepada ibu jika ia ingin digendong, dengan cara mengangkat kedua lengannya. Tanda lainnya yaitu bayi menangis jika ibu meninggalkannya.

Bayi juga bisa memberikan pelukan ciuman dan pelukan pada ibu. Lucunya, bayi akan tertawa pula jika ibu akan menunjukkan wajah yang konyol dan lucu terhadap bayi.

Memegang botol susu sendiri
Perkembangan bayi usia 5 bulan selanjutnya adalah bayi dapat memegang botol susu sendiri. Anda sebagai ibu dapat membiarkan bayi untuk memegang botol sendiri namun tetap dalam pengawasan. Dengan begitu resiko tersedak dapat dihindari. Jangan biarkan pula bayi mengedot hingga tertidur. Ini bisa membuat susu menjadi menumpuk di dalam mulut bayi dan menyebabkan kerusakan gigi.

Selain itu, susu yang terkumpul di dalam mulut bayi bisa juga masuk ke saluran tuba. Saluran ini menghubungkan telinga tengah dengan tenggorokan dan bisa mengakibatkan bayi mengalami infeksi pada telinga.

Bayi pada usia 5 bulan juga akan terlihat lebih mandiri. Ini terlihat saat ia belajar untuk duduk. Bayi belajar duduk sendiri dengan cara mendorong kedua lengan dari posisi awalnya tengkurap berubah ke posisi duduk. Anda bisa menemaninya ketika bayi melakukan hal tersebut, agar tidak terjatuh.

Takut pada orang asing
Bayi sudah bisa menunjukkan ketakutannya pada orang asing atau orang yang tidak dikenalinya. Bayi akan langsung menangis atau takut jika ada orang yang mendekati dan ingin menggendongnya. Sebagai ibu, Anda bisa menggendong kembali bayi dan tenangkan. Selain itu, berikan juga pengertian pada orang yang ingin mendekati bayi Anda untuk melakukan pendekatan dengan cara perlahan.

Itu dia beberapa tanda atau sikap yang akan ditunjukkan si kecil ketika memasuki tahapan perkembangan bayi usia 5 bulan. Setiap tumbuh kembang bayi sangat menarik untuk diikuti. Selalu ingat bahwa masa kecil anak tidak akan terulang kembali, jadi pastikan Anda berusaha menjadi orangtua terbaik untuk si kecil.

Bagikan

Jangan lewatkan

Mengetahui Tahapan Pada Perkembangan Bayi Usia 5 Bulan
4/ 5
Oleh Nirwan Rifani

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.