Selasa, 15 November 2016

Tanoto Foundation Tingkatkan Kualitas Sekolah di Pedalaman Jambi


 Kalau kualitas pendidikan di daerah kalah dibanding di perkotaan sudah biasa. Tanoto Foundation ingin mengubah paradigma tersebut dengan menjadikan sebuah sekolah dasar yang ada di pedalaman Jambi berani diadu dengan sekolah yang ada di kota-kota besar di Indonesia.

 Sekolah itu adalah Sekolah Dasar Negeri No. 92/V Gemuruh. Letaknya ada di Desa Gemuruh, Kecamatan Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Daerah ini berjarak 150 kilometer dari Kota Jambi. Perlu waktu 4 jam dengan mobil untuk menuju Desa Gemuruh, itu pun dengan kondisi jalanan yang kurang baik.

 Sesampai di sana, siapa sangka, SDN No. 92/V Gemuruh tidak kalah dengan yang sekolah di kota. Bukan terkait fasilitas sekolah yang dimilik, namun SDN No. 92/V Gemuruh juga berani bersaing dalam sistem pengajaran yang menarik. Perubahan yang terjadi memang berkat kegiatan Tanoto Foundation yang didirikan dan mendapat dukungan sepenuhnya dari keluarga Sukanto Tanoto.  

      Seperti dilaporkan oleh CNN Indonesia, proses belajar di sana sangat unik. Seperti suasana belajar Kelas 1 pada Senin, 18 April 2016. Ruangan kelas ditata berbeda dibanding ruang kelas sekolah pada umumnya. Bangku dan meja siswa diatur mengelilingi ruangan. Selain itu, ruang kelas dipenuhi tanaman dan aneka ragam hiasan kreasi para siswa.

Bukan itu saja yang menarik. CNN Indonesia juga melaporkan bahwa pelajaran matematika dilakukan dengan permainan. Guru yang bernama Suprapti mengajak 29 siswanya untuk bermain Pijak Angka kala belajar matematika. Suprapti membagi siswa menjadi tiga kelompok. Setelah menentukan giliran, ada siswa yang melemparkan dadu. Berapa pun angka yang diperoleh, pemain akan melakukan berjalan dengan satu kaki ke kotak-kotak yang telah diberi angka, dimulai dari kotak yang diberi tanda bintang. Begitu seterusnya, hingga mencapai garis finish.

     "Ini adalah pelajaran matematika, berhitung yakni penjumlahan. Kami sudah sering memberikan pembelajaran seperti ini. Belajar sambil bermain," ujar Suprapti.

      Metode yang diterapkan Suprapti terlihat sukses. Para siswa aktif mengikuti pelajaran matematika ini. Mereka bisa dengan cekatan menjumlah angka-angka seperti tidak perlu berpikir. 

        Sistem belajar di Kelas 1 hanya sebagian contoh. Masih banyak cara belajar kreatif lainnya. Para pengajar SDN No. 92/V Gemuruh pun yakin kualitas pendidikan di sekolahnya tidak kalah dibanding sekolah di kota.

   "SD kami termasuk pelosok. Keindahannya jauh dibanding SD di kota, tapi Insya Allah pembelajarannya bisa jadi lebih baik dibanding di kota," ujar Kepala Sekolah SDN No. 92 Gemuruh, Elita.

       Melatih para guru untuk dapat menerapkan cara belajar kreatif, memang merupakan bagian dari kegiatan Tanoto Foundation yang bernama Pelita Guru Mandiri. Kegiatan  yang sepenuhnya didukung oleh keluarga Sukanto Tanoto ini sejalan dengan misi Sukanto Tanoto saat mendirikannya, yaitu meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia sebagai cara ampuh dalam mengentaskan kemiskinan.

Bagikan

Jangan lewatkan

Tanoto Foundation Tingkatkan Kualitas Sekolah di Pedalaman Jambi
4/ 5
Oleh Nirwan Rifani

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.