Rabu, 26 Oktober 2016

Cara Mengatasi Ruam Popok Bayi

Ruam popok merupakan suatu masalah yang umum pada bayi yang berusia di bawah 15 bulan. Iritasi pada kulit ini terjadi karena akibat lapisan kulit paling luar yang masih sangat tipis dan sensitif, sehingga terkena gesekan mudah lecet. Orang yang sudah dewasa pun yang mengalami masalah buang air kecil yang tidak terkontrol bisa saja beresiko mengalami ruam popok. Akan tetapi jarang terjadi karena kulit lebih tebal  dari bayi dan tidak mudah terkena iritasi pada kulit orang dewasa.
                                                                           photoright:pampersterbaik.com
Penyakit iritasi kulit ini sering kita dapati di sekitar alat kelamin, bokong, pangkal paha di bagian dalam. Tanda-tanda yang dapat kita ketahui adalah terlihat jelas yaitu kemerahan dengan lecet disertai gatal-gatal. Ruam popok ini juga dapat muncul karena ada gesekan popok dengan kulit bayi.
Sudah beberapa kali biasanya ibu-ibu berganti merek popok untuk mengatasi ruam popok pada bayi bahkan sekali pakai untuk melihat cocok apa tidak, timbul ruam atau tidak, sampaik akhirnya menumukan popok yang cocok dengan kulit anaknya, tetapi  walapun sebagus-bagusnya popok dengan berjalannya waktu ruam popok juga terkadang datang lagi, apalagi kalau sang bayi diare alamat deh. Maka akan sering terjadi yang tidak diinginkan oleh ibu-ibu
.
Ada beberapa penyebab dan cara menghindari ruam popok pada kulit bayi:
  • Impetigo, adalah infeksi kulit karena bakteri yang menular di area pantat dan tangan bahkan wajah, Cirinya dengan adanya bintik-bintik yang berkoreng hitam dan kemerah-merahan dan bernanah yang melepuh dan gatal. Dikarenakan penyakit ini menunar maka semua anggota keluarga harus sering membersihkan tangan dan bagian lainnya sehingga terhindar dari penyakit ini, pergi ke dokter, adalah salah satu kebijakan yang tetap.
  • Biang keringat, kelembaban dapat memicu biang keringat, menyebabkan keringat muncul pada kulit dan tidak dapat menguap karena tertutup dan hawa panas. Biasanya dalam waktu kurang dari tiga bulan, kondisi ini terlihat seperti jerawat kecil-kecil dan banyak, disertai dengan bintik-bintik merah, serta dapat muncul pada bagian lipatan kulit di area pantat bahkan biasanya bisa saja terjadi diarea punggung dan leher, terutama di mana lapisan popok atau tepi popok menyentuh kulit dan ini sangat rawah terhadap bayi. Kelembaban adalah penyebab biang keringat pada setiap orang, jadi pastikan bayi anda tidak berpakaian sangat tertutup dan menyebabkan hawa panas dan lembat jagalah kulitnya tetap kering.
  • Perhatikan Kotoran/Tinja, kotoran atau tinja yang terlalu lama diniarkan dam akirnya bersentuhan dengan pantat dapat menimbulkan ruam, jadi kepada ibu-ibu hendaklah bersihkan segera pantat anak kemudian keringkan dengan handuk kecil hingga kering lalu di pakaikan popok lagi.
  • Gunakan salep obat ruam popok bayi. Banyak salep dank krim untuk khusus ruam popok pada bayi anda bisa mencarinya di apotik-apotik terdekat. Juga bisa menggunakan minyak tawon, virgin oil, salep guci, minyak kelapa, dan minyak zaitun yang sudah terkenal khasiatnya.
  • Gunakan Produk Johnson’s, para ibu-ibu pasti tau dengan produk yang satu ini. Tidak perlu di ragukan lagi kualitas produk yang satu ini. Jadi sebelum terjadinya ruam popok terjadi lebih baik mencegahnya dengan Johnsons. Hal ini akan mengurangi terjadinya iritasi pada kulit, kulit bayi akan selalu sehat dan aman dari gelaja raum popok.
Ini adalah beberapa cara mengatasi ruam popok bayi. Mudah-mudah dengan adanya artikel ini bisa membantu ibu-ibu yang lagi mempunyai problem ruam popok pada sang bayi. Semoga bermanfaat....

Bagikan

Jangan lewatkan

Cara Mengatasi Ruam Popok Bayi
4/ 5
Oleh Nirwan Rifani

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.