Selasa, 20 September 2016

Tips Mengatasi Ganguan Sistem Pencernaan Pada Bayi dan Balita

Kesehatan bayi dan balita adalah hal yang paling diutamakan terutama pada sistem pencernaan sangat perlu diperhatikan oleh orang tua, karena seluruh asupan makanan dan minuman yang masuk kedalam perut akan diolah dalam organ pencernaan terus akan disalurkan keseluruh tubuh.
Orang tua harus mengenali gejala yang dialamai bayi, karena bayi masih belum bisa atau mempunyai kemampuan untuk mengungkapkan rasa sakitnya, biasanya hanya bisa menangis dalam menyampaikan pesannya terhadap orang tua. Berarti para orang tua harus benar-benar mengerti apa yang dibutuhkan oleh sang bayi. Oleh karena itu perlu orang tua juga harus mempersiapkan diri dalam mempelajari bagaimana cara mengatasi gangguan pencernaan bayi dan balita. Hendaknya mengenali gejala  pencegahan dan pengobatannya.

Photoright:friso.co.id

Dalam sistem pencernaan balita berbeda dengan orang dewasa. Penyebab munculnya gangguan kesehatan balita adalah karena kurang optimalnya dalam melakukan pencernaan seperti orang dewasa. Perut bayi salah satu bagian dari sistem pencernaannya sangat membutuhkan waktu dalam upaya mengenali berbagai macam makanan.
Ada beberapa penyebab gejala gangguan pencernaan pada bayi dan balita:
  • Nafsu makan berkurang
  • Mulas
  • Diare
  • Perut kembung
  • Nyeri perut/kram
Sistem pencernaan pada bayi dan balita membutuhkan perawatan yang sangat teliti, karena perlu diwaspadai gejala-gejala yang disebutkan tadi sehingga menggangu kesehatan anak balita.
Ada beberapa tips untuk para orang tua terutama ibu menghindari dan mengobati penyakit saluran pencernaan pada bayi dan balita:
  • Hindari makanan yang belum cocok untuk bayi, karena makanan orang dewasa berbeda dengan bayi walaupun sistem pencernaannya bayi dan orang dewasa sama tapi pada bayi masih belum optimal untuk memasukkan makanan yang belum mampu dia lahap dengan semestinya. Sangat disarankan kepada ibu agar tidak selalu memberi makanan seperti roti putih, beras putih, buah apel, wortel yang berpotensi memicu terjadinya sembelit
  • Memberikan air putih secukupnya, air putih dapat membantu melancarkan pencernaan. Minum air putih cara paling gampang untuk menghilangkan rasa sembelit karena air putih mudah melunakkan kotoran dalam pencernaan.
  • Asupan cairan yang bervitamin untuk menyehatkan bayi dan balita, pastikan minum banyak cairan, bukan hanya air putih  tapi juga seperti susu, jus buah-buahan yang akan mengandung cairan seperti semangka dan jeruk akan menambah asupan anak.
  • Mengonsumsi probiotik, akan memperbanyak jumlah bakteri baik dalam salauran pencernaan dan ini akan mencegah dan mengurangi bakteri jahat yang ada dipencernaan. Probiotik sangat mudah dicari, mimsalkan saja ditoko-toko terdekat seperti yogurt dan susu formula yang difortifikasi dengan probiotik. Probiotik juga bisa didapat dari makanan fermentasi seperti miso dan tempe.
  • Memperhatikan pemberian susu pada anak balita, susu memang sangatlah bagus buat bayi, tetapi ada yang harus diperhatikan. Penyajian susu yang kurang hegenis bisa menyebabkan gangguan terhadap anak. Dan tidak hanya hegenis, tapi penyajian susu yang tidak sesuai dengan takarannya bahkan kekentalannya. Lihatlah kotak kemasan susu cara pentunjuk penyajiannya sebelum memberikan kepada sang anak.
  • Jika sang bayi masih mengalami gejala sistem pencernaan maka hendaklah membawanya ke dokter. Biasanta dokter akan memberikan saran dan obat-obatan kepada orang tua.
Sistem pencernaan manusia sangat berkaitan dengan organ-oragan penting lainnya, karena itulah sangat disarankan untuk menerapakan pola dihidup sehat kedapa bayi dan balita dan selalu mengonsumsi makanan yang sehat untuk kesehatan balita di masa akan dating.

Bagikan

Jangan lewatkan

Tips Mengatasi Ganguan Sistem Pencernaan Pada Bayi dan Balita
4/ 5
Oleh Nirwan Rifani

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.