Selasa, 13 September 2016

Bayi Dengan Penyakit Kuning

Orang tua yang melahirkan anak pasti sangat bahagia, apalagi bayi yang dilahirkan sehat dan tidak cacat. Anak bagi orang tua adalah bagaikan hadiah terindah yang diberikan oleh Tuhan. Setiap orang tua pasti sangat berusaha agar anaknya sehat setelah lahir, persiapan yang dilakukan sebelum bayi lahir memberikan vitamin dan susu khusus untuk janin untuk meningkatkan imunitas bayi dalam kandungan. Selama 9 bulan mengandung ibu dan ayah sangat khawatir jika anaknya tidak sehat ataupun cacat.
Setelah bayi lahir tentu sangat bahagia akan tetapi tidak semudah yang dibayangkan merawat bayi yang baru lahir, bayi yang baru lahir akan sangat sensitif tersentuh apapun dan bahkan penyakit kuning. Oleh karena itu ibu harus mempunyai keahlian khusus bagaimana cara merawat bayi agar sehat selalu. Melakukan perawatab bayi harus mempunyai perasaan yang lembut dan kasih sayang, hal ini untuk kenyaman bayi tersebut. Seorang ibu sangat memerlukan keahlian khusus karena bayi juga harus nyaman agar kesehatannya tetap terjaga. Kali ini ada yang namanya penyakit kuning  pada bayi penyakit ini akan membuat orang tua merasa cemas, karena kasih sayangnya.

Apa sih penyebab penyakit kuning pada bayi?
Penyakit kuning pada bayi yang baru lahir karena fungsi hatinya yang belum sempurna dan berjuang menghancurkan normal sel darah mereah, lalu terjadilah penumpukkan bilirubin (hyperbilirubinemia) dalam darah dan apda akhirnya nenyebabkan warna kuning pada kulit bayi dan air kencingnya berwarna kuning pekat padahal bayi baru lahir seharusnya tidak berwarna. Bayi yang lahir dalam keadaan prematur akan sangat memliki resiko yang lebih tinggi terkena penyakit ini, karena hati bayi premature belum berfungsi semurna. Penyakit ini akan akan membuat bayi selalu mengantuk dan malas meyusu.

Ini adalah faktor penyebab terjadinya penyakit kuning menyerang pada bayi. Lalu bagaimanakan mengatasi penyakit tersebut?

Pertama memberikan asupan ASI.
Memberikan asupan ASI yang cukup akan mencegah kenaikan bilirubin. Asupan tersebut membantu mengeluarkan bilirubin pada tubuhnya. Seorang ibu hendaknya memberikan ASI 2 jam sekali, jika memberikan susu formula, pastikan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan. Oleh karena itu seorang ibu harus sediakan ASI untuk meningkatkan persediaan.

Memberikan carahaya ulta violet (phototherapy)
Jangan terlalu sering meletakkan bayi di bawah sinar matahari atau menjemurnya, kasihan bayi yang baru lahir terlalu dipaksakan akan mengakibatkan sang bayi merasa tidak Nyman, walaupun sinar matahatu juga berguna untuk menurunkan tingkat bilirubin.
Bayi yang terlahir sakit kuning berarti sang bayi mempunyai permasalahan dan membtuhkan perawata yang bagus, dikarenakan apabila tingkat bilirubin terlalu tinggi, bisa menyebabkan kerusakan otak sang bayi. Pasti setiap  orang tua tidak mau menghendakinya. Apabila sudah terlalu tinggi maka akan diberikan terapi cahaya yaitu sinar violet yang akan memecahkan pigmen bilirubin pada kulit bayi.

Membawa bayi ke dokter
Apabila gejala tidak dapat diatasi maka segeralah membawa bayi kepada yang ahlinya menangani penyakit ini yakni dokter. Berarti bayi yang belum bisa diatasi penyakitnya berarti bayi tersebut mempunyai masalah pada darah san sangat diperlukan perawatan intensif, karena seperti yang dikatan diatas tadi jika tingkat bilirubin terlalu tinggi akan merusak orak sang bayi.

Ini beberapa penyebab dan cara mengatasi  penyakit kuning pada bayi. Mudah-mudah orang tua terbantu dengan adanya artikel ini, karena orang tua tidak ada yang mau anaknya sakit.

Bagikan

Jangan lewatkan

Bayi Dengan Penyakit Kuning
4/ 5
Oleh Nirwan Rifani

Subscribe via email

Suka dengan artikel di atas? Tambahkan email Anda untuk berlangganan.